Youth Dialogue Unila: Ken Setiawan Ungkap Cara Kelompok Radikal Menjerat Anak Muda

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

13 Maret 2026 15:25 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Kegiatan Youth Dialogue Lintas Komunitas bertajuk “Suara Muda untuk Kota Damai” di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Kamis (12/3/2026). Foto: Ist
Rilis ID
Kegiatan Youth Dialogue Lintas Komunitas bertajuk “Suara Muda untuk Kota Damai” di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Kamis (12/3/2026). Foto: Ist

Remaja Rentan Terpapar Radikalisme Digital

Dalam sesi tanya jawab, Ken juga menyoroti fenomena penyebaran ideologi ekstrem melalui ruang digital yang mulai menyasar kalangan remaja.

Ia mengungkapkan bahwa secara nasional terdapat lebih dari seratus remaja yang terdeteksi terpapar paham ekstrem, termasuk jaringan yang terhubung dengan komunitas white supremacy. Puluhan di antaranya saat ini masih dalam proses pembinaan, dan beberapa kasus juga ditemukan di Lampung.

“Ada anak-anak yang bahkan sudah memotret kantor polisi dan tentara untuk rencana aksi. Mereka berkomunikasi lewat gim daring dan forum ilegal yang membahas cara membuat bom,” ungkapnya.

Ken menilai sebagian remaja yang terpapar sebenarnya memiliki kemampuan intelektual yang baik. Namun, banyak di antaranya berasal dari lingkungan sosial yang rentan, seperti mengalami perundungan atau masalah keluarga.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pencegahan radikalisme tidak cukup hanya melalui pendekatan keamanan, tetapi juga perlu diimbangi dengan penguatan nilai kemanusiaan serta pemahaman keagamaan yang inklusif.

“Esensi beragama bukan siapa yang paling keras berteriak, tetapi bagaimana kita menghadirkan Tuhan dalam realitas kehidupan,” tutup Ken. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Terorisme

Ken Setiawan

BNPT

FK PT Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya