Tingkatan Mutu Lulusan, LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE
Fi fita
Bandar lampung
Bambang menambahkan, akan ada proses review lanjutan oleh LPM bersama Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF).
Targetnya, pada semester ini seluruh RPS OBE program sarjana sudah final. Ia juga menyoroti bahwa pekerjaan rumah dalam implementasi OBE masih pada aspek sistem penilaian.
“Tahun ini juga akan dilaksanakan workshop bagi 60 dosen untuk menyusun rancangan penilaian berbasis OBE,” katanya.
Output kegiatan ini adalah dokumen RPS yang tervalidasi dan layak digunakan untuk menjamin mutu lulusan UIN RIL.
Sementara itu, Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan, asesmen ini merupakan langkah penting untuk memastikan implementasi OBE berjalan optimal di tingkat program studi.
Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh prodi dan berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Indrawati, S.S., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM UIN Raden Fatah Palembang, dengan moderator Dr. Listiyani Siti Romlah, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran LPM UIN RIL.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa implementasi OBE mencakup tiga tahapan utama, yaitu Outcome Based Curriculum (OBC), Outcome Based Learning and Teaching (OBLT), serta Outcome Based Assessment and Evaluation (OBAE), yang harus dijalankan secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya keselarasan konstruktif (constructive alignment) dalam ketiga tahapan tersebut. RPS sendiri merupakan bagian dari Outcome Based Curriculum.
Sesuai Permendikbud Ristek Nomor 39 Tahun 2025, setiap program studi diwajibkan menuntaskan CPL yang kemudian diturunkan menjadi CPMK dengan memperhatikan kemampuan, bidang kajian, dan konteks pembelajaran. (*)
Uin ril
universitas Islam Negeri lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
