Tak Sekadar Ambil Rapor, SMK Telkom Lampung Tunjukkan Kreativitas Siswa Lewat Gebyar Seni
Yuda Haryono
Pringsewu
“Target kami ke depan tidak hanya melibatkan siswa SMKT Lampung, tetapi satu kabupaten, bekerja sama dengan dinas kebudayaan atau pihak terkait. Hari ini saja ada sekitar 500 siswa yang tampil,” jelasnya.
Sementara itu, Imam Mahmudi, Kaur SPMB sekaligus rekanan SMKT Lampung, menuturkan bahwa ide pertunjukan perkusi berawal dari kegiatan class meeting yang kemudian dikembangkan lebih besar.
"Awalnya perkusi hanya lima orang. Saya berpikir, kenapa kita tidak mengembangkan lebih besar? Saya masuk ke kelas-kelas, menyampaikan kepada anak-anak, dan semuanya siap berlatih dalam waktu satu minggu," tuturnya.
Proses kreatif dilakukan bersama guru seni budaya dan siswa, mulai dari penyusunan konsep, formasi, hingga pemilihan lagu. Imam bersyukur kegiatan berjalan lancar dan sukses.
“Alhamdulillah acara hari ini berjalan dengan baik dan mendapat respon positif,” tutupnya. (*)
Pringsewu
Gebyar seni
meriahkan
pembagian rapor
orang tua siswa-siswi
antusias
SMK Telkom lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
