Peringatan Nuzululquran, Ketua Yayasan Teknokrat Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Cerdas dan Berakhlak
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, Dewi Sukmasari, SE., MSA., CA., Ak., mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan prestasi akademik pada momentum peringatan Nuzululquran 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut disampaikan Dewi saat menghadiri peringatan Nuzululquran yang digelar Universitas Teknokrat Indonesia di Masjid Asmaul Yusuf kampus setempat, Kamis malam (6/3/2026).
Menurut Dewi, peringatan turunnya Alquran ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika untuk memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Alquran sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui momentum Nuzululquran ini, kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan dengan memahami serta mengamalkan nilai-nilai Alquran,” ujar Dewi dalam sambutannya.
Ia juga mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menyukseskan proses akreditasi internasional Universitas Teknokrat Indonesia agar tetap mampu menjaga reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan.
Dewi turut berpesan kepada para dosen agar menjadikan ilmu yang diberikan kepada mahasiswa sebagai amal jariah yang membawa keberkahan.
Sementara kepada mahasiswa, ia mengingatkan pentingnya menjadi pribadi yang saleh dan saleha, senantiasa mendoakan orang tua, serta membiasakan diri untuk bersedekah.
“Mahasiswa harus menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan spiritualitas yang kuat,” tegasnya.
Peringatan Nuzululquran ini juga dihadiri Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat Hj. Hernaini, SS., MPd., serta Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat karakter religius di lingkungan akademik sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Universitas Teknokrat
kajian Ramadan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
