Mahasiswa Itera Kembangkan Alat Ukur Volume Oksigen, Bisa Deteksi Gejala Asma

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

7 Februari 2025 15:03 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Tim mahasiswa Teknik Biomedis Itera berhasil merancang alat ukur Volume Oksigen Maksimal (VO2 Max). Foto: Ist
Rilis ID
Tim mahasiswa Teknik Biomedis Itera berhasil merancang alat ukur Volume Oksigen Maksimal (VO2 Max). Foto: Ist

RILISID, Bandar Lampung — Tim mahasiswa Teknik Biomedis Institut Teknologi Sumatera (Itera) berhasil merancang alat ukur Volume Oksigen Maksimal (VO2 Max) yang terintegrasi dengan sistem deteksi dini gejala asma.

Inovasi ini dikembangkan oleh Nisa Fadila dan Safa Airlicia Vanderly di bawah bimbingan dosen Rudi Setiawan, S.T., M.T., dan Al Barra Harahap, S.Si., M.Si.

VO2 Max merupakan indikator utama dalam menilai tingkat kebugaran seseorang, terutama bagi atlet dan individu yang aktif secara fisik.

Alat ini tidak hanya mengukur kapasitas maksimal tubuh dalam memanfaatkan oksigen tetapi juga mendeteksi pola pernapasan yang tidak normal, sehingga dapat menjadi sistem peringatan dini bagi penderita asma.

Teknologi dan cara kerja perangkat ini menggunakan sensor oksigen (O₂), karbon dioksida (CO₂), dan tekanan diferensial untuk mengukur kadar gas pernapasan serta tekanan udara saat seseorang bernapas.

Data yang diperoleh kemudian diproses melalui modul pengolahan data untuk menghitung nilai VO2 Max dan mengidentifikasi pola pernapasan yang tidak wajar.

Jika terdeteksi indikasi gejala asma, sistem akan memberikan peringatan dini sehingga pengguna dapat segera mengambil langkah pencegahan.

"Kami berharap alat ini dapat membantu banyak orang, terutama mereka yang memiliki risiko asma atau yang ingin meningkatkan kebugaran mereka dengan pemantauan yang lebih akurat dan real-time," ujar Nisa Fadila, salah satu pengembang alat ini.

Selain itu, alat ini dilengkapi dengan fitur penyimpanan data yang memungkinkan pengguna memantau perkembangan kondisi pernapasan mereka dari waktu ke waktu.

Data yang tersimpan dapat dianalisis lebih lanjut menggunakan perangkat lunak tambahan, sehingga hasilnya dapat dijadikan referensi bagi tenaga medis dalam proses diagnosis dan perawatan pasien.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

alat ukur oksigen

Itera

inovasi

temuan mahasiswa

Mahasiswa Itera

gejala asma

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya