Dosen Universitas Teknokrat Aditya Gumantan Resmi Bergelar Doktor
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
Beberapa penelitiannya membahas integrasi teknologi dalam pembelajaran PJOK, seperti penggunaan Augmented Reality (AR), video pembelajaran interaktif, dan desain media edukatif yang berbasis permainan tradisional.
Kiprah Aditya di dunia pendidikan olahraga telah dimulai sejak lebih dari satu dekade lalu. Sebagai dosen dan peneliti, ia dikenal aktif dalam pelatihan guru, pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi pembicara di berbagai seminar nasional tentang pedagogi olahraga.
Salah satu fokus besarnya adalah memastikan bahwa pendidikan jasmani tidak diperlakukan sebagai pelajaran pelengkap, melainkan sebagai bagian penting dari pembangunan karakter dan kesehatan peserta didik.
Dari sisi pengabdian, Aditya kerap turun langsung ke lapangan untuk membina anak-anak dalam kegiatan olahraga komunitas. Ia percaya bahwa akademisi tidak boleh hanya berteori di ruang kuliah, tapi juga hadir nyata di tengah masyarakat.
“Kita bisa bicara tentang sport science, tapi jika tidak menyentuh anak-anak yang belum bisa melempar bola dengan benar, maka sains itu hanya akan tinggal di makalah,” ujarnya dengan nada reflektif.
Dengan gelar doktor yang kini resmi ia sandang, Aditya Gumantan menyatakan bahwa ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Ia bertekad untuk terus mengembangkan penelitian yang aplikatif dan berorientasi pada penguatan pendidikan jasmani di sekolah dasar. Ia juga membuka peluang kolaborasi lintas kampus dan lembaga untuk memperluas dampak dari keilmuan yang ia geluti.
"Harapan saya sederhana: saya ingin anak-anak Indonesia bisa bergerak lebih baik, belajar dengan lebih semangat, dan mencintai olahraga sejak dini. Dan itu hanya bisa dimulai dari guru-guru yang diberi bekal yang benar, metode yang tepat, dan semangat yang tulus," tutup Aditya dengan nada penuh harap.
Pencapaian ini menegaskan bahwa komitmen terhadap ilmu pengetahuan dan pengabdian pada pendidikan tak pernah sia-sia. Aditya Gumantan adalah salah satu contoh nyata bahwa menjadi dosen bukan hanya tentang mengajar di kelas, tetapi juga tentang meneliti, berbagi, dan membangun masa depan bangsa melalui tubuh yang sehat dan pikiran yang kuat.
Dekan Fakulstas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia dalam sambutannya dalam sidang terbuka Dr. Heri Kuswoyo,S,S, M.Hum memeberikan ucapan kebahagiannya,serta menerangkan Aditya Gumantan merupakan Doktor pertama di Prodi Pendidikan Olahraga di Fakultas Sasta dan Ilmu Pendidikan UTI dan doktor ke delapan di Fakultas. Harapaannya dengan datangnya Doktor baru bidang olahraga mampu menjadikan Prodi Pendidikan Olahraga lebih memeiliki damapak di masyarakat.
Dosen Universitas Teknokrat
Aditya Gumantan
Doktor
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
