Tim Inovasi UTI Bantu Peternak Sapi Lewat Digital Smart Collar dan Aplikasi Digital Marketing

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Lampung Selatan

5 September 2023 17:51 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

Saat ini, dalam melakukan pencatatan data produktivitas pertumbuhan sapi dan penjualan sapi dilakukan secara manual menggunakan buku catatan administrasi.

Sedangkan dalam melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan detak jantung sapi, CV Sapi Sport menggunakan jasa dokter hewan yang tentunya tidak dapat dipanggil setiap saat dan membutuhkan biaya yang cukup besar.

Dalam hal pemasaran sapi yang sudah siap jual atau sudah dipotong, sapi tersebut dijual di pasar tradisional di sekitar wilayah Lampung Selatan saja dan belum dipasarkan secara online atau melalui platform digital karena keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman strategi pemasaran digital serta media pemasaran yang dapat memperluas pasar.

Inovasi yang dikembangkan adalah sebuah teknologi yang diberi nama Digital Smart Collar atau kalung pintar yang penggunaannya diletakkan pada leher sapi ternak. Teknologi ini dikombinasikan dengan Internet of Things (IoT) untuk monitoring pertumbuhan sapi dan monitoring kesehatan sapi secara real-time serta membangun aplikasi digital marketing sebagai upaya untuk meningkatkan skala usaha pada bisnis penggemukan sapi ternak.

Sementara keunggulan dari inovasi yang diterapkan yakni teknologi dikembangkan menggunakan IoT yang terhubung dengan platform web dan aplikasi mobile; teknologi yang dikembangkan menggunakan sensor yang dapat mengukur suhu tubuh, detak jantung, terdapat Global Positioning System (GPS) untuk tracking posisi sapi dikandang, dan Radio Frequency Identification (RFID) untuk monitoring pertumbuhan dan kesehatan sapi.

Kemudian, teknologi yang dikembangkan memiliki ketahanan daya (baterai) sampai dengan 60 hari dan memiliki ketahanan terhadap tekanan air; terdapat dashboard yang dapat digunakan untuk memonitoring seluruh sapi ternak dari awal sapi masuk sampai dengan sapi terjual serta terdapat fitur notifikasi untuk sapi yang tidak sehat dan sapi yang pertumbuhan berat badannya tidak sesuai dengan target.

Terakhir, semua proses pengelolaan data administrasi dan penjualan sapi dilakukan secara digital.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. mengapresiasi atas perolehan hibah matching fund vokasi yang diperoleh para dosen UTI serta inovasi yang telah diterapkan kelompok peternak CV Sapi Sport.

Mahathir mengatakan bahwa Teknokrat selalu mendukung dan memfasilitasi semua kegiatan pusat inovasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa.

Dia berharap bahwa teknologi Digital Smart Collar dan Aplikasi Digital Marketing ini tidak hanya dapat diterapkan di CV Sapi Sport saja, namun juga dapat diimplementasikan di kandang sapi lain yang membutuhkan. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Inovasi

UTI

Peternak Sapi

Digital Smart Collar

Digital Marketing

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya