Selamat! Tim Debat Universitas Teknokrat Indonesia Melaju Babak Nasional NUDC
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali mencetak prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini pencapaian gemilang tersebut diperoleh Tim Debat Bahasa Inggris UTI.
Tim yang terdiri atas Janata Shoji Al-Falaq (Sastra Inggris) dan Tania Regina Pingkan (Akuntansi), berhasil melaju ke babak nasional dalam seleksi wilayah National University Debating Championship (NUDC).
Kampus swasta terbaik di Lampung ini maju ke babak nasional bersama tujuh kampus yang berada di bawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II.
Di tahap seleksi, Tim Debat Bahasa Inggris UTI melakukan perekaman tiga video yang diunggah ke dalam website Pusat Prestasi Nasional.
Tim debat Bahasa Indonesia UTI juga melaju ke babak nasional melalui mekanisme yang sama dengan NUDC. Kompetisi ini dinamai Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI).
Terdapat tujuh wakil lainnya dari LLDIKTI Wilayah II yang lolos kualifikasi wilayah. KDMI diwakili oleh Felissia Nofita dan Divasari Larasati Ulhaq. Keduanya merupakan mahasswa Sastra Inggris anggota Debat Teknokrat English Club.
Teknokrat pun mendoakan agar tim debat bisa maksimal dan memperoleh prestasi setinggi-tingginya di tingkat nasional.
"Semoga tim debat ini dipilih yang terbaik. Sehingga diharapkan mereka mampu menang dan membawa nama baik kampus ke tingkat nasional," ujar Wakil Rektor I UTI Dr. H. Mahathir Muhammad dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/7/2021).
Menurut Mahathir, tim debat juga sudah dibekali dengan teknik tertentu agar mampu meyakinkan dewan juri. Selain itu juga konten yang diangkat diharapkan sesuai dengan zaman.
"Pencapaian tim ini diharapkan menjadi contoh bagi mahasiswa lain sehingga bisa berprestasi. Selain itu selalu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan Indonesia dengan lebih baik," katanya. (*)
Universitas Teknokrat Indonesia
Tim Debat
UTI
NUDC
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
