PT KAI Tanjungkarang Dapat Alokasi 3200 Kantong Tes Genose, Diklaim Cukup 2 Bulan
Dora Afrohah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Walikota Bandarlampung Eva Dwiana bersama Forkopimda melaksanakan peninjauan penegakan protokol kesehatan di beberapa tempat di Bandarlampung
Diantaranya Pasar Tradisional Wayhalim, Pos Penyekatan Perbatasan Sukarame, Pos Penyekatan Perbatasan Rajabasa, Terminal Rajabasa, Mall Boemi Kedaton dan Stasiun Kereta Api Tanjungkarang.
Didalam peninjauannya, Eva Dwiana selalu menekankan masyarakat untuk selalu memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan.
Eva juga menghimbau seluruh masyarakat yang ingin keluar Kota Bandarlampung untuk mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat.
"Nantinya penyekatan ini akan dilaksanakan sampai lebaran," ungkap Eva kepada awak media, Rabu (28/4/2021).
Wakil Kepala Stasiun Tanjungkarang, Rizwansyah mengatakan bahwa pihaknya merasa senang sudah mendapat kunjungan Walikota Bandarlampung tersebut.
"Kita semua sesuai dengan protokol kesehatan mulai dari masuk harus melampirkan surat rapid atau Genose, memakai masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer," ungkapnya.
Rizwansyah juga menjelaskan bahwa di Stasiun Tanjungkarang tersedia pelayanan rapid antigen dan Genose.
"Pelayanan itu untuk penumpang jarak jauh yang ingin ke Palembang. Kalau masih di Lampung tidak perlu melampirkan surat rapid atau Genose," paparnya.
Menurut Rizwansyah, harga pelayanan Genose Rp30 ribu dan rapid antigen Rp85 ribu. Tujuan paling banyak pun adalah ke Kotabumi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
