Mahasiswa Unila Ciptakan Alat Monitoring Kualitas Udara Berbasis IoT

Fi fita

Fi fita

Bandarlampung

28 Juli 2023 16:21 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Dua mahasiswa Unila, saat presentasi online di depan PT. HAS Environmental untuk memperkenalkan sebuah inovasi terbaru. Foto : Humas Unila
Rilis ID
Dua mahasiswa Unila, saat presentasi online di depan PT. HAS Environmental untuk memperkenalkan sebuah inovasi terbaru. Foto : Humas Unila

RILISID, Bandarlampung — Dua mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila), melakukan presentasi online di depan PT HAS Environmental untuk memperkenalkan sebuah inovasi terbaru.

Muhamad Ridwan dan Sasmita Ningrum, mahasiswa Program Studi S1-Fisika Unila trrsebut berhasil menciptakan alat dan sistem monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) yang sangat canggih dan presisi.

Alat yang dikembangkan Muhamad Ridwan dan Sasmita Ningrum, mampu mendeteksi beberapa polutan udara penting, seperti nitrogen dioksida (NO2), karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), dan partikel materi berukuran 10 mikrometer (PM10).

"Kehadiran alat ini diharapkan akan sangat membantu para pakar lingkungan dan pemerintah dalam mengukur dan mengidentifikasi tingkat polusi udara di suatu wilayah," ujar Ridwan, Jumat (27/7/2023).

Salah satu keunggulan utama dari inovasi ini adalah integrasinya dengan sebuah website, yang memungkinkan akses bagi siapa saja, kapan saja, dan di mana saja selama terhubung dengan jaringan internet.

Pengguna dapat memantau data kualitas udara secara real-time dan memperoleh informasi yang berguna untuk mengambil tindakan pencegahan apabila tingkat polusi udara mencapai level yang berbahaya.

Muhamad Ridwan dan rekannya berharap, dengan adanya alat dan sistem monitoring ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas udara akan semakin meningkat. Selain itu, data yang terkumpul dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan perlindungan lingkungan.

Sasmita menambahkan, selama proses pengembangan, mereka telah berusaha untuk menjaga kualitas dan akurasi data. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi yang baik dan mereka berharap alat ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam memantau dan mengurangi polusi udara.

Presentasi kedua mahasiswa ini mendapat sambutan yang positif dari PT. HAS Environmental, sebuah perusahaan yang sudah memiliki kerja sama dengan FMIPA Unila sebelumnya.

General Manager PT. HAS Environmental Robbi Nugroho Sutrisno menyatakan antusiasmenya untuk melakukan tindak lanjut dari presentasi tersebut. Ia berencana merumuskan upaya keberlanjutan dalam pengembangan alat ini hingga menjadi produk kebanggaan dalam negeri untuk menopang kualitas lingkungan yang lebih baik.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Unila

lampung

dua mahasiswa

ciptakan alat monitoring

kualitas udara

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya