Mahasiswa UTI yang Sukses Mendulang Medali dalam Cabor Panahan di Porprov 2022
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) yang juga perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik Asean selalu mendukung mahasiswanya untuk dapat meraih prestasi sesuai minat dan bakatnya.
Mahasiswa UTI yang terjun dalam cabang olahraga (cabor) sukses menorehkan prestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2022.
Pada Porprov kali ini, dua mahasiswa UTI memborong medali emas, perak, dan perunggu.
Yakni Fani Fernando, atlet panahan yang mewakili Bandarlampung. Mahasiswa S1 Pendidikan Olahraga UTI itu meraih emas dalam devisi recurve bow putra jarak 90 meter, jarak 70 meter, jarak 90,70,50,30 meter, total kualifikasi skor beregu putra.
Fani juga menyabet meraih medali perak di jarak 50 meter, aduan beregu putra, aduan perorangan dan aduan mixe team (perunggu).
Selain Fani, Ricky Nic Kevin juga mencetak prestasi membanggakan untuk kontingen Lampung Selatan. Mahasiswa S1 Pendidikan Olahraga itu meraih emas di kategori Recurve Bow. Di antaranya aduan beregu putra, total kualifikasi mixe team, aaduan perorangan
Kemudian medali perak di jarak 90 meter, 70 meter, 30 meter, total kualifikasi beregu puta, aduan mixe team, dan jarak 50 meter.
Wakil Rektor UTI Dr. H Mahathir Muhammad, S.E., M.M. mengucapkan selamat kepada para atlet panahan Universitas Teknokrat Indonesia.
"Selamat kepada atlet panahan yang telah luar biasa dapat memborong medali, semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi mahasiswa lainnya untuk dapat meraih prestasi sesuai dengan Minat dan Bakat yang dimilikinya." ujar Mahatir dalam keterangannya, Kamis (29/12/2022).
"Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa agar dapat meraih prestasi hingga tingkat internasional dan nasional sesuai bakat dan minat yang dimiliki oleh mahasiswanya. Ini kebanggaan untuk UTI," tutupn. (*)
Universitas Teknokrat Indonesia
Mahasiswa UTI yang Sukses Mendulang Medali dalam Cabor Panahan di Porprov 2022
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
