Kepala Pusdiklat Kemenag: UIN RIL Tempat Strategis Semai Gerakan Moderasi Beragama
Fi fita
Bandarlampung
“Mahasiswa pun juga penting melaksanakan moderasi beragama ini, agar kebersamaan antar organisasi baik intra dan ekstra terjaga dalam harmoni, karena era saat ini adalah era kolaborasi,” katanya.
Adapun pemateri dari kegiatan yang berlangsung sampai dengan 7 juli ini diberikan oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI Dr H Wawan Djunaedi MA dengan materi Sketsa Kehidupan Beragama di Indonesia. Dilanjutkan dengan materi nilai-nilai universal moderasi beragama dalam perspektif teologis yang disampaikan oleh Dr KH Imam Nakha’i M Ag.
Menteri Agama RI periode 2014-2019 sekaligus pencetus program moderasi beragama, Lukman Hakim Saefuddin memaparkan materi Konsep Moderasi Beragama Kementerian Agama dan Prof Dr H Achmad Gunaryo MSoc Sc dengan materi Resolusi Konflik.
Perlu diketahui juga, disamping kegiatan Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama, dalam waktu yang bersamaan juga dilaksanakan kegiatan Training of Trainers (TOT) Penguatan Moderasi Beragama.
Selain para narasumber di atas, TOT juga diisi oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI Prof Dr Suyitno MAg. Penutupan dilaksanakan Sabtu (08/07/2023), hadir Kepala Biro AAKK/ Plt AUPKK Dr H Abdul Rahman M Pd dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof Dr H A Kumedi Ja’far SAg MH. (*)
Uin
universitas islam negeri
lampung
mahasiswa uin
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
