Ini 10 Mahasiswa IIB Darmajaya yang Ikuti Student Mobility di UniMAP
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mendapatkan Bantuan Dana Program Transfer Kredit Internasional Tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI).
PTS Terbaik se-Sumbagsel ini mendapatkan bantuan tersebut untuk sepuluh mahasiswa yaitu, Ananda Angelia Purba dan Andi Mochammad Fachurozhy Rifantara (Program Studi Sistem Komputer), Desi Gustiana (Program Studi Sistem Informasi), dan Akbar Madani dan Endang Astitin (Program Studi Teknik Informatika).
Lalu Stevani Fifi dan Indah Ike Nurjanah (Program Studi Manajemen), Indri Oktavia, Talitha Nabila Syahda, dan Yemina Sianturi (Program Studi Akuntansi).
Hal ini berdasarkan pengumuman Penerima Bantuan Dana Program Transfer Kredit Internasional Tahun 2021 yang dikeluarkan Kemendikbudristek RI Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 3149/E2/KH.00.02/2021 tanggal 29 Juni 2021.
Selanjutnya penerima bantuan akan mengikuti kegiatan bimbingan teknis pelaksanaan sekaligus menyampaikan hasil perbaikan RAB.
Kepala UPT Kerja Sama Hubungan Internasional IIB Darmajaya, Muhammad Dwiyan Aditiya mengatakan lolosnya hibah ini merupakan atas kerja bersama dengan Prodi dan Dekanat dalam mengajukan proposal ke Kemendikbudristek RI.
“Sebelumnya juga mahasiswa yang ikut dalam program transfer kredit dilakukan seleksi di Prodi dan Dekanat untuk kemudian diajukan ke Kemendikbudristek RI yang telah lolos,” ucapnya.
Dwiyan menerangkan untuk sepuluh mahasiswa yang akan mendapatkan bantuan dana tersebut menjalani student mobility ke Universiti Malaysia Perlis (UniMAP).
“Mereka akan menjalani perkuliahan di UniMAP secara daring selama satu semester” tuturnya.
Dwiyan berharap kepada mahasiswa yang menerima bantuan dapat menjalankan kegiatan perkuliahan secara serius.
IIB Darmajaya
mahasiswa
student mobility
UniMAP
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
