IIB Darmajaya Gelar Kuliah Umum Perdana Pascasarjana 2022
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Kuliah Umum Pascasarjana 2022 di Aula Rektorat Lantai III Gedung Alfian Husin, Sabtu, (1/10/2022).
Kuliah Umum mengusung tema “Adaptasi Sumber Daya Manusia di Era Disrupsi Melalui Teknologi” dengan dua narasumber yaitu, Dr. Iqbal Alam Abdullah, S.S.T., M.Sc., CMMC., selaku Chairman & CEO Royalindo Convention International dan Dr. Hendri Rudiawan, M.M., M.B.A. selaku Direktur PT Pelabuhan Bukit Prima.
Adapun kuliah umum digelar secara hybrid dihadiri seluruh mahasiswa baru pascasarjana IIB Darmajaya tahun 2022, mahasiswa angkatan 2021, 2020, dan dosen dengan total peserta 200 orang.
Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah YA., M.B.A., M.Sc., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa/I program Pascasarjana di IIB Darmajaya.
“Fitrahnya manusia selain kematian yang sudah pasti yaitu perubahan. Manusia yang diberikan kemampuan oleh Allah akal pikiran dapat beradaptasi dengan segala macam perubahan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Rilis.id Lampung, Selasa (04/10/2022).
Indonesia, lanjut dia, tidak terlepas dari disrupsi teknologi dan juga sosial.
“Alhamdulillah kita bisa melewati disrupsi ini. Tahun ini Kampus The Best IIB Darmajaya juga telah membuka program pascasarjana baru Magister Manajemen Teknologi (MMT) yang hanya dimiliki di kampus ini,” ungkapnya.
IIB Darmajaya, kata Rektor, selalu membuat terobosan-terobosan prodi baru terutama MMT dengan benchmarking dari ITS.
“Kami juga berharap para mahasiswa menyelesaikan studinya tepat waktu dalam waktu 1,5 tahun. Kita akan memberikan bimbingan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya 1,5 tahun. Dan Insyaallah tahun 2023 atau paling lambat 2024 kita akan membuka program doktoral,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Iqbal selaku pembicara mengatakan era dahulu dengan sekarang jauh berbeda.
IIB Darmajaya
Kuliah Umum Perdana Pascasarjana 2022
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
