Entaskan Gizi Buruk, Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Pos Genzi di Metro
lampung@rilis.id
Metro
Selain risiko kematian yang tinggi, anak penderita wasting yang tidak tertangani dengan baik berisiko 3 kali lebih tinggi menjadi stunting.
Program Genzi ini bermitra dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Lampung dan kader posyandu setempat selaku pelaksana program.
Sejak akhir Januari lalu, program pos Genzi telah berlangsung di Kota Metro, tepatnya di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat.
Saat ini program Genzi telah memasuki tahap monitoring dan evaluasi. Total sejumlah 20 anak dan orang tua sebagai penerima manfaat program pos Genzi ini.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar mengutarakan bahwa pemilihan lokasi berdasarkan koordinasi dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Metro.
"Sehingga program ini benar-benar tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya.
Program Pos Genzi adalah bentuk kepedulian Dompet Dhuafa Lampung kepada masyarakat terkait pentingnya kesadaran gizi dan pola hidup sehat.
Selain itu, bertujuan untuk membantu memulihkan berat badan anak.
Karin selaku Koordinator Program Genzi dari AIMI Lampung menyebutkan bahwa setelah satu bulan hingga 2 bulan program ini berlangsung, terdapat beberapa penerima manfaat yang mengalami peningkatan berat badan.
Sementara ada pula yang mengalami penurunan karena sempat sakit.
Entaskan Gizi Buruk
Dompet Dhuafa Lampung
Pos Genzi
Metro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
