Dosen UTI yang Bergelar Doktor Bertambah Satu Orang
lampung@rilis.id
Bandarlampung
"Karena saya ingin menjadi dosen dan peneliti yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berdampak," ujarnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih Rektor UTI Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., MBA, Wakil Rektor UTI, Bp. Dr. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., Pembina Yayasan, Ibu Hj. Hernaini, S.S., M.Pd. dan Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, Ibu Dewi Sukmasari, Ibu Dewi Sukmasari, SE., MSA., CA., Akt.
"Yang telah memberikan kesempatan untuk saya dapat melaksanakan studi lanjut S2, S3 dan dukungan baik moril serta materiil. Saya ingat pertama kali Pak Rektor menawarkan mimpi menjadi Dosen adalah saat Pak Rektor memindahkan kuncir Toga pada saat wisuda Sarjana saya. Saya bersyukur Pak, itu seperti benih yang ditabur dihati saya, dan saya sirami. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia - PTS Terbaik ASEAN. Kata-kata yang paling saya ingat dari Pak Rektor adalah “Menembus Batas”, dan ini yang saya pegang Pak. Semoga Bapak dan keluarga selalu diberikan perlindungan oleh Tuhan dan umur yang Panjang," ungkapnya.
Ryan juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pimpinan Sidang Dr. Petrus Mursanto; promotor Dr. Indra Budi, S.Kom., M.Kom.
Dewan penguji yakni Prof. Ir. Dana Indra Sensuse, M.LIS., Ph.D.; Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, S.Kom., M.Kom.; Prof. Dr.rer.nat. Achmad Benny Mutiara, S.Si, S.Kom. (Universitas Gunadarma); Betty Purwandari, S.Kom., M.Sc., Ph.D.; Ir. Wahyu Catur Wibowo, M.Sc., Ph.D.; Ir. Bob Hardian, M.Kom., Ph.D. (*)
Universitas Teknokrat Indonesia
Dosen UTI
Doktor
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
