Dapat Beasiswa LPDP, Dosen UTI Lanjutkan Program Doktoral di University of Galway
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dosen Program Studi Sastra Inggris, Universitas Teknokrat Indonesia, Dian Puspita, S.Hum., M.Li melanjutkan studi Doktoral di University of Galway, Ireland.
Pada tahun 2021 lalu, Dian menjadi salah satu peserta pada program Bridging Course Dosen Perguruan Tinggi Akademik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang bertempat di universitas yang sama.
Kembalinya Dian ke University of Galway merupakan capaian keberhasilan program Bridging Course yang bertujuan untuk mempersiapkan para dosen muda melanjutkan studi doktoral di luar negeri.
Dian akan menempuh studi doktoral selama empat tahun mulai dari 2022 hingga 2026 pada School of English, College of Arts, Social Sciences, and Celtic Studies, University of Galway, Ireland. Program yang ditempuh Dian adalah Structured PhD yang meliputi pengajaran modul dengan cakupan modul interdisipliner yang luas sebagai berikut:
1. Discipline-specific module – memperdalam kemampuan khusus peserta;
2. Dissertation-specific module – memberikan wawasan keterampilan guna penyelesaian penelitian;
3. Pengembangan kemampuan profesional peserta sebagai peneliti;
4. Pengembangan kemampuan tambahan yang dapat memperkaya nilai diri peserta.
Dalam melaksanakan studinya, Dian didampingi oleh Supervisors dan Komite Penelitan Pascasarjana yang terdiri dari peneliti berpengalaman untuk merencanakan program studi dan memberikan dukungan berkelanjutan untuk pelaksanaan penelitian.
Dalam menjalankan studi doktoral ini, Dian mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang merupakan beasiswa Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas.
Universitas Teknokrat Indonesia
Beasiswa LPDP
Dosen UTI
Program Doktoral
University of Galway
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
