Berbahasa Lampung, Wisudawan Universitas Teknokrat Soroti Kecerdasan Buatan dan Chat GPT

Segan Simanjuntak

Segan Simanjuntak

Bandar Lampung

26 Juli 2024 07:49 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandar Lampung — Tiga wisudawan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menyoroti kecerdasan buatan (Artificial intelligence/AI) dan chat GPT dalam tiga bahasa. Salah satunya berbahasa Lampung.

Hal itu disampaikan saat acara wisuda lulusan S1 dan Ahli Madya gelombang kedua di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, Kampus UTI, pada Kamis (25/7/2024).

Adalah Selvia Ranti, S.Kom., wisudawan yang menyoroti AI dan Chat GPT dengan bahasa Lampung. Sementara Nova Istiqomah, S.Kom. dan Nur Faqih Ardiantoro, S.Kom. berbahasa Inggris dan Indonesia.

Menurut mereka, produk AI seperti Chat GPT memang menawarkan banyak peluang dalam proses pendidikan di perguruan tinggi. Tentu saja peluang tersebut akan selalu berkaitan dengan kepentingan mahasiswa dan peran dosen dalam proses pembelajaran.

"Kita beruntung di zaman ini lebih mudah menyelesaikan pekerjaan kita. Bayangkan di zaman orang tua dulu, di mana belajar harus fotokopi buku harus ke perpustakaan, harus ke warnet dan segala keterbatasannya untuk belajar dan sukses. Di tengah keterbatasan ini, mereka orang tua melihat ini sebagai perjuangan."

AI telah memberikan kemudahan, namun jangan sampai membuat mahasiswa menjadi malas, lemah berpikir dan ketergantungan.

"Ketika kita berhenti belajar mengeksplor AI dan belajar hal-hal baru lainnya, kita akan tertinggal. Di luar ruangan ini ada orang yang sama-sama memperebutkan pekerjaan dari kampus lain dari daerah lain. Ada logika berpikir yang harus kita kembangkan dan ada situasi di mana AI tidak menyelesaikan segalanya," demikian pidato mereka.

"Mari kita bersama-sama, menjadikan AI sebagai tempat belajar, tempat membantu pekerjaan kita, dan tempat kita terus berpikir kritis sebagai manusia terdidik. Jika kita bisa terapkan ini, kita akan menjadi generasi yang tidak menyusahkan bangsa, yang justru bisa berkontribusi dari FTIK untuk kemajuan teknologi pertanian, teknologi Kelautan, teknologi kesehatan dan teknologi pendidikan kita di masa depan,".

AI dapat digunakan untuk membuat konten pendidikan, personalisasi pengalaman belajar, serta peningkatan keterlibatan mahasiswa. Dengan begitu, proses pembelajaran dapat dijalankan secara lebih efektif dan efisien.

Teknologi ini juga menjanjkan peluang untuk memaksimalkan pengalaman belajar secara personal mengingat kemampuannya dalam menyokong berbagai macam penugasan.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Berbahasa Lampung

Wisudawan Universitas Teknokrat

Kecerdasan Buatan

Chat GPT

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya