Bantu Cari Pendaki Hilang, Ini Tips UKM Artala Darmajaya Saat Naik Gunung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya turut serta dalam pencarian seorang pendaki perempuan Tasya Putri Damayanti (16) yang sempat hilang di Gunung Tanggamus pada akhir Juni lalu.
Aditya Apri Pratama bersama keenam rekan yang tergabung dalam UKM Artala IIB Darmajaya bergabung bersama tim pencarian pada Rabu dinihari.
"Saya ditelepon sekitar jam 11 malam. Saya dikasih tahu kalau ada pendaki yang tersesat. Saya langsung telepon anggota yang rumahnya tidak jauh dari Gunung Tanggamus (Aldo sama Fahmi). Tidak lama mereka datang di pos pencarian," ungkap Aditya.
Aldo dan Fahmi kemudian melakukan pencarian singkat ke ground camp Gunung Tanggamus bersama tim.
"Saya dan teman-teman yang ada di Bandarlampung berangkat ke Tanggamus malam itu juga. Pagi hari ketika tim 2 akan naik pada Kamis pagi ternyata tim 1 telah menemukannya," kisah Aditya lagi.
Ketujuh mahasiswa yang ikut serta dalam pencarian bersama tim yakni Farhan Ade Kreshna (Manajemen), Aldo Erlansyah (Manajemen), Muhammad Andriansyah (Sistem Informasi), Winda Ariansah (Sistem Informasi), Aditya Apri pratama (Manajemen), Deco Aditya (Sistem Komputer), dan Pryanda Alliffahmi (Manajemen).
Selama ini, UKM Artala IIB Darmajaya selalu turut serta untuk berpartisipasi aktif melakukan kegiatan kemanusiaan dan sosial.
"Kita juga turut serta membantu ketika terjadi gempa dan tsunami di Lampung Selatan beberapa waktu lalu," terus Aditya.
Ia juga berpesan kepada pendaki agar mencari informasi sedetail mungkin sebelum melakukan pendakian untuk mencegah kejadian tersesat ataupun hilang dari jalur pendakian.
"Carilah info sedetail-detailnya dan pergunakan manajemen perjalanan dengan sebaik-baiknya ketika kita sedang mendaki," imbuhnya.
pendaki gunung
pendaki hilang
pendaki tersesat
naik gunung
tips naik gunung
ukm artala
iib darmajaya
kemanusiaan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
