Terendam Air Sedada, Guru di Lampura Tetap ke Sekolah

Isti Febri Wantika

Isti Febri Wantika

22 Januari 2020 19:42 WIB
Video | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, — RILIS.ID, Lampung Utara – Hujan deras di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) selama beberapa hari terakhir memutus akses menuju perbatasan tiga desa.

Masing-masing Desa Bandaragung Kecamatan Muara Sungkai, serta Desa Handuyangratu dan Isorejo Kecamatan Bungamayang. Kepala SDN 3 Bandaragung, Rusmiyati, mengungkapkan hujan menyebabkan Sungai Sungkai meluap sehingga mengakibatkan banjir dengan ketinggian 1,5 meter.

Namun itu semua tidak menyurutkan semangatnya dan para guru lain untuk tetap pergi ke sekolah. Dengan mengenakan pakaian ASN, dia dan rekan-rekannya rela menyeberang dengan berjalan kaki menerobos banjir hanya untuk berjuang agar bisa sampai sekolah. Meski, air merendam hingga batas dada.

"Ya kami mau gimana lagi. Tugas sebagai guru membuat kami harus nekat menerobos banjir dengan berjalan kaki," terangnya, Rabu (22/1/2020).

Dia berharap agar pemerintah bisa turun ke lokasi. Sebab jalan ini akses menuju ke sekolah. Sedangkan jalan yang lain cukup jauh, harus melewati kebun tebu.

Sementara itu, Camat Muara Sungkai, Jonismon, berjanji pihaknya bersama dengan aparat desa segera turun ke lokasi banjir.

"Memang di daerah itu hampir setiap tahun selalu banjir ketika musim penghujan tiba. Sebab dataran rendah. Otomatis tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," tukasnya. (*)

 

Editor Tekt gueade

Editor Video Kalbi Rikardo

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya