Tokoh Pendiri Pesawaran Alzier Kecam KPU Batasi Media Liput Debat
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Tokoh Pendiri Pesawaran Alzier Dianis Thabrani mengkritik prilaku KPU yang melakukan pembatasan kepada awak media untuk meliput dan tidak mengundang para tokoh pendiri.
Alzier mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh KPU karena membatasi media untuk meliput debat kandidat Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pesawaran.
Menurut Alzier, debat ini sangat penting untuk diliput agar masyarakat bisa mengetahui visi dan misi dari para calon bupati tersebut.
"Tidak punya adab, saya pendiri Kabupaten Pesawaran saja tidak diundang," katanya.
Alzier menegaskan, KPU lebih baik langsung tunjuk saja siapa yang menjadi kepala daerah jangan pakai PSU, kalau debat saja tidak boleh diliput oleh awak media.
"Emang ini pakai duit nenek moyang mereka," ujarnya.
Sebelumnya, awak media menyayangkan adanya pembatasan peliputan debat yang dilakukan oleh KPU Pesawaran.
Para awak media yang ingin masuk ke area debat tidak diperkenankan masuk, dengan alasan tidak memiliki id card khusus dari KPU.
Selain tidak tersedianya Id Card untuk awak media, KPU Pesawaran juga tidak menyediakan layar di sekitar area debat.
Padahal layar ini dibutuhkan agar masyarakat atau awak media yang dilarang masuk bisa melihat secara langsung melalui layar.
Debat PSU Pesawaran
Tokoh Pendiri Pesawaran
KPU Pesawaran
Alzier
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
