Silaturahmi ke Tegineneng, Cawabup Pesawaran Suriansyah Rhalieb Ajak Seluruh Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang PSU
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Pesawaran nomor urut 01 Suriansyah Rhalieb, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kecamatan Tegineneng, Senin (28/4/2025).
Kunjungan tersebut dalam rangka menjaga hubungan silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dengan unsur pemerintahan di tingkat kecamatan untuk mensukseskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Pesawaran agar berjalan damai dan kondusif.
Suriansyah Rhalieb mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi dan menjaga kondusifitas menjelang PSU.
"PSU ini sebagai momentum penting bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa Pesawaran mampu melaksanakan demokrasi dengan damai, sejuk dan bermartabat," ujar Suriansyah.
Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) agar tetap berdiri di atas semua golongan dan mengedepankan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
"Maru tunjukkan bahwa ASN melayani masyarakat tanpa memandang pilihan politik dan menjadi kunci PSU yang jujur, adil dan damai," imbuhnya.
Suriansyah menambahkan, kegiatan silaturahmi akan dilaksanakan di seluruh kecamatan sebagai komitmennya untuk menciptakan suasana PSU yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Bumi Andan Jejama.
"Pertemuan ini mencerminkan sinergitas antara unsur pemerintahan dan peserta pemilu dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, damai, dan berkualitas di Kabupaten Pesawaran," pungkas Suriansyah.
Camat Tegineneng Aep Alamsyah mengatakan,seluruh pihak agar dapat menjaga ketertiban dan kondusifitas di masyarakat serta menghindari segala bentuk gesekan di lapangan.
"Kami berharap semua calon, tim sukses, dan masyarakat dapat menjaga suasana aman dan rukun. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar PSU berjalan sukses dan lancar," harap Aep Alamsyah. (*)
PSU
Cawabup Pesawaran
Suriansyah Rhalieb
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
