Rakernas PDI-P, Megawati Tegaskan Jadi Partai Penyeimbang Bukan Oposisi
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Lampung telah kembali ke daerah usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada tanggal 10-12 Januari 2025.
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI-P Lampung Yanuar Irawan mengatakan, dalam rakernas Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menegaskan posisi partainya sebagai penyeimbang, bukan oposisi terhadap pemerintahan.
“Ketua Umum menegaskan bahwa kita ini bukan partai oposisi tapi partai penyeimbang,” kata Yanuar saat diwawancari, di kantor DPRD setempat, Selasa, (20/1/2026).
Ia menjelaskan, sikap penyeimbang tersebut berarti PDI-P tetap mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, selama kebijakan yang dijalankan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Apa yang harus kami lakukan ketika pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota membuat program, melaksanakan tugas-tugasnya dan memberikan keadilan kepada masyarakat, kami Fraksi PDI-P wajib untuk mendukung,” ujarnya.
Namun demikian, Yanuar menegaskan partainya juga diperintahkan untuk bersikap kritis apabila kebijakan yang diambil tidak berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat kecil.
“Ketika program itu tidak berpihak kepada masyarakat terutama masyarakat kecil, kami diperintahkan untuk kritik secara konstruktif,” tegasnya.
Selain itu, Rakernas juga menegaskan sikap PDI-P terkait wacana Pilkada melalui DPRD.
Yanuar menyampaikan, sejak awal PDI-P konsisten menolak pilkada tidak langsung karena dinilai mencederai hak demokrasi rakyat.
“Soal Pilkada, dari dulu konsisten karena itu adalah hak masyarakat, bahwa pilkada adalah kewenangan masyaraka. Pilkada itu harus terbuka dan pilkada langsung,” jelasnya.
Bandar Lampung
PDI Perjuangan
Partai Banteng
DPRD
Megawati
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
