PAN Lampung Sesalkan Tudingan PMII Soal Harga Singkong ke Zulhas

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

9 Mei 2025 16:19 WIB
Politika | Rilis ID
Wakil Ketua PAN Lampung Suprapto saat dimintai keterangan, Jumat (9/5/2025).
Rilis ID
Wakil Ketua PAN Lampung Suprapto saat dimintai keterangan, Jumat (9/5/2025).

RILISID, Bandarlampung — DPW PAN Lampung angkat bicara soal pernyataan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang menyatakan Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai biang kerok turunnya harga singkong saat masih menjabat sebagai menteri perdagangan.

Wakil Ketua DPW PAN Lampung Suprapto menilai, tudingan itu gegabah dan dinilai sangat tendisius serta tidak didasarkan pada kajian mendalam.

"Pak Zulhas justru selama ini aktif memperjuangkan nasib petani, termasuk petani singkong," ujarnya Jumat (9/5/2025).

Menurut Suprapto, fluktuasi harga komoditas tidak bisa serta-merta menyalahkan satu pihak.

Selain itu, kebijakan ekspor dan impor adalah kebijakan kementrian koordinator bidang perekonomian bukan perdagangan.

"Saya juga aktif aksi saat jadi mahasiswa, dan saya menghargai gerakan mahasiswa, tetapi mari santun dan obyektif. Jangan menyalahkan tanpa data," ungkapnya.

Soal anjloknya harga singkong, Suprapto mengungkapkan, PAN sudah mengambil berbagai langkah kongkret dalam membantu para petani.

"Seluruh Kader PAN sudah dintruksikan untuk ambil peran aktif membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan masyrakat, termasuk soal harga singkong di Lampung," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini semua elemen mulai dari menteri terkait, gubernur, hingga DPRD, tengah berupaya mencari solusi terbaik atas permasalahan ini.

"Mari kita saling mendukung, bukan saling menyalahkan," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Harga Singkong

PAN Lampung

Zulkifli Hasan

PMII

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya