Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Klaim Sudah Dewasa Berdemokrasi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan, tim yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tidak akan mengubah posisi menteri di tim kampanye. Sebab, ia mengklaim pihaknya sudah dewasa dalam melaksanakan demokrasi.
Terpenting, menurutnya, sejak awal Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan, mana urusan negara, mana urusan kepentingan kampanye.
"Kita ini sudah dewasa dalam demokrasi," ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018).
Presiden, kata dia, sangat disiplin untuk membedakan urusan pemerintahan dan kampanye. Bahkan, kata Hasto, pesiden bukan hanya memberi arahan, namun juga contoh nyata.
Ia mencontohkan, pada saat mengumumkan bakal calon wakil presiden (cawapres), Jokowi datang tak menggunakan mobil dinas.
"Dia menggunakan Kijang. Ini merupakan keteladanan Pak Jokowi untuk digaris kebijakan kepada seluruh tim kampanye untuk tidak mencampuradukkan kedua kepentingan itu," jelasnya.
Dijelaskan Hasto, tugas menteri dalam TKN lebih kepada memberikan arahan. Sementara tugas kampanye akan dilaksanakan oleh tim yang lainnya. Untuk itu,
"Jadi mari berdemokrasi secara dewasa," katanya.
Kemudian juga, tambahnya, dalam penyelenggara pemilu, banyak lembaga yang mengawasi seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), juga Dewan Kehormatan Pengawas Pemilihan Umum (DKPP).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
