Tagar #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi Bentuk Partisipasi Politik

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

2 September 2018 13:01 WIB
Elektoral | Rilis ID
Pakar komunikasi politik dari Universitas Gajah Mada, Nyarwi Ahmad. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Pakar komunikasi politik dari Universitas Gajah Mada, Nyarwi Ahmad. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Pakar komunikasi politik dari Universitas Gajah Mada, Nyarwi Ahmad, menilai Indonesia saat ini sedang terjadi ledakan partisipasi politik yang tampak dari penggunaan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan lainnya berkaitan dengan konten politik.

Penggunaan media sosial di Indonesia termasuk terbesar di dunia. Partai politik harus bisa memanfaatkan ledakan partisipasi politik ini.

Nyarwi menjelaskan partisipasi politik adalah substansi atau inti dari demokrasi. Tidak ada demokrasi tanpa partisipasi.

"Tagar 2019 Ganti Presiden atau tagar 2019 Tetap Bersaudara, merupakan satu metamorphosis partisipasi politik. Partisipasi bertemu antara yang online dan offline, atau antara media sosial dan kenyataan (real). Ini positif karena partisipasi kelas menengah yang sebelumnya malu-malu sekarang muncul dan menguat. Bahasa-bahasa politik tidak lagi dengan bahasa standar, yang formal, ilmiah. Tapi bahasa visual, seperti meme," jelasnya, Sabtu (1/9/2018).

Karena itu, Nyarwi menegaskan bahwa saat ini terjadi ledakan partisipasi politik di Indonesia. Ini dapat dilihat dari pengguna media sosial, termasuk facebook, twitter, di Indonesia adalah yang terbesar di dunia.

Menurut Nyarwi karena memang ledakan partisipasi politik sangat luar biasa terjadi di Indonesia. Ini harus dimanage. Ledakan partisipasi politik ini bisa positif, artinya partai politik memanfaatkan partisipasi politik, misalnya, mengambil peran dalam narasi. Atau menggaet aktor-aktor penting untuk masuk dalam partai politik.

"Saya optimistis ledakan partisipasi politik di Indonesia, seperti terlihat dalam aktivitas diskusi, platform politik, bisa memberi manfaat positif. Artinya orang peduli dengan dunia politik. Itu sudah satu poin. Karena itu, tingkat kepercayaan pada partai politik perlu ditingkatkan. Bonus demografi dan kelas menengah akan membuat riuh perpolitikan," sambungnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya