Spanduk 'Jalan Tol Jokowi', Gerindra: Logikanya Enggak Jelas
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Partai Gerindra mengkritik sejumlah pihak yang memasang spanduk jalan tol Presiden Joko Widodo yang viral di media sosial (medsos).
Menurut Ketua DPP Gerindra, Habiburrokhman, pemasangan spanduk itu merupakan hal blunder yang dilakukan oleh kelompok Jokowi.
"Mungkin niatnya propaganda politik, tapi malah jadi blunder dan mendapat cemoohan banyak pihak, karena logikanya enggak jelas," kata Habiburrokhman kepada rilis.id, Senin (11/6/2018).
Dia menjelaskan, pembangunan infrastruktur berupa jalan tol merupakan proyek negara yang anggarannya berasal pajak seluruh rakyat.
Sehingga, aneh bila ada sekelompok orang yang menjadikan proyek itu sebagai bahan propaganda politik.
"Tol itu pakai uang pajak rakyat dan mungkin utang yang nanti ditanggung rakyat juga. Jadi, enggak logis kalau diklaim sebagai domain personal Jokowi," ujarnya.
Habiburrokhman kemudian menyindir pemerintahan Jokowi yang terus menerus menambah untang negara. Dia menyebut, utang itu menjadi milik semua rakyat, bukan pribadi Jokowi.
"Kalau infrastruktur tol diklaim sebagai kerja pribadi, apa boleh hutang kita yang meroket hingga lebih Rp4000 triliun juga diklaim sebagai hutang pribadi Jokowi?" tanyanya.
Sebelumnya, masyarakat dikejutkan dengan beredarnya foto melalu medsos terkait keberadaan spanduk di jalan tol yang digunakan untuk arus mudik Lebaran 2018.
Spanduk itu bertuliskan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi".
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
