Singgung PAN dan PKS Saat Isi Materi di Pendidikan Kader NU, Parosil Mabsus Minta Maaf
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Nama Mantan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat ini tengah menjadi perbincangan di tengah masyarakat, khusunya di kalangan Muhammadiyah, PAN dan juga PKS.
Hal ini dikarenakan viralnya potongan video Parosil Mabsus saat menjadi pemateri dalam Pendidikan Dasar kader Nahdlatul Ulama (NU) di MTS AL-Hikmah, di Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat pada Minggu (6/8/2023).
Dalam video yang berdurasi 2 menit 7 detik tersebut, Kader PDIP Lampung tersebut menyampaikan agar warga NU tidak masuk ke PAN dan PKS karena beda pemahaman.
Parosil mengatakan, saat ini banyak kader NU yang gabung partai politik, mungkin ada di kuning , mungkin ada di hijau, yang penting Jangan masuk yang dua, kalau yang dua ini beda mungkin pemahamannya.
"Yang pertama, Partai Amanat Nasional (PAN) karena itu organisasinya Muhammadiyah, dan yang Kedua PKS. Kalau yang lainnya Monggo-monggo maon. Jangan ditanya lagi," kata dia dalam video.
"Kalau partai lain yang mana Pak Parosil? Ada juga Perindo, karena ada Tengku Bajang mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang," sambung Parosil.
Viralnya video tersebut mengundang berbagai komentar, diantaranya dari Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PAN Lampung, Joko Santoso.
Joko mengatakan, sesama rekan partai, jangan saling menjatuhkan atau memojokkan, baik di forum resmi atau tidak resmi.
"Karena, penilaian terhadap partai politik itu, ada di masing-masing individu masyarakat. Biarlah masyarakat yang menilai, bagus tidaknya partai politik," katanya.
Konter juga datang dari Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKS Ade Utami Ibnu. Ade mengaku sedih dan menyesalkan ucapan Parosil yang dinilai tidak mencerminkan sikap negarawan.
Parosil Mabsus
PAN
PKS
Muhammadiyah
NU
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
