SBY Serius Dukung Prabowo sebagai Capres

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

30 Juli 2018 11:50 WIB
Elektoral | Rilis ID
Pertemuan Ketum Demokrat SBY dan Ketum Gerindra Prabowo di Jakarta. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Pertemuan Ketum Demokrat SBY dan Ketum Gerindra Prabowo di Jakarta. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serius mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

"Beliau sungguh-sungguh akan dorong Pak Prabowo sebagai capres," kata Muzani di sela-sela pertemuan antara Prabowo dengan SBY di kawasan Kartanegara Jakarta, Senin (30/7/2018).

Hal ini juga terlihat ketika SBY menerima kedatangan Prabowo di Mega Kuningan Jakarta pada Selasa, 24 Juli lalu. Kedatangan Prabowo, kata SBY, kapasitasnya sebagai capres.

Makanya, pertemuan hari ini, kata Muzani, adalah untuk menindalanjuti pertemuan pertama antara kedua ketum parpol tersebut.

"Kita bicarakan tentang bagaimana peluang, dan kemungkinan lakukan koalisi antara Gerindra dan Demokrat. Kita berharap pertemuan kedua ini lebih kongkrit," tambah Muzani.

Kemudian, terkait hasil ijtima ulama dan tokoh nasional kemarin juga merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai capres 2019.

Menanggapi hal itu, Muzani menyatakan, kalau ketum parpolnya Prabowo menyampaikan terima kasih atas kesepakatan para tokoh tersebut.

"Pak Prabowo kemarin terima delegasi dan pimpinan, serta peserta ijtima ulama dan beliau sampaikan terimakah atas kehormatan yang diberikannya," tambah dia.

Prabowo, sambung Muzani, juga meminta waktu kepada para ulama dan tokoh nasional untuk mempelajari secara sungguh-sungguh terkait nama-nama cawapres yang diajukan Ijtima Ulama.

"Seperti dari NU dan Muhammadiyah serta kalangan lain yang perlu didengar pandangannya," kata Muzani.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya