SBY Minta Aparat Negara Netral di Pilkada Nanti

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Madiun

19 Juni 2018 10:31 WIB
Elektoral | Rilis ID
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. FOTO: Istimewan
Rilis ID
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. FOTO: Istimewan

RILISID, Madiun — Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) meminta agar aparat negara seperti BIN, Polri dan TNI bersikap netral dalam Pilkada serentak 2018.

Menurutnya, banyak informasi, aparat diindikasi mulai berpihak pada partai politik tertentu jelang pencoblosan nanti. Seperti ada niat membuat mereka tak netral.

"Masyarakat tentu menolak cara-cara seperti ini," kata SBY di Madiun pada Senin, 18 Juni kemarin.

Aparat negara diimbau tetap hati-hati menghadapi tahun politik. Pun sebagai seorang purnwirawan TNI, SBY mengaku prihatin terhadap aparat yang berpolitik.

"Saya sebagai salah seorang warga Indonesia dengan rendah hati, juga mengingatkan janganlah aparat negara  berpihak kepada partai politik tertentu," tambah dia.

Menurut SBY, setelah 20 tahun reformasi, netralitas aparat negara ini masih memegang pernanan yang sangat penting, terutama pada tahun politik ini. 

Ia tidak ingin, cita-cita reformasi yang salah satunya ingin mengakhiri ketidaknetralan aparat negara terciderai oleh kepentingan politik sesaat.

"Saya salah satu pelaku reformasi yang ingin mengakhiri ketidaknetralan ABRI waktu itu yang sekarang bernama TNI Polri dan BIN," ungkapnya.

"Maka, saya mengingatkan janganlah diciderai dan mengkhianati roh dan jiwa semangat reformasi," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya