Polisi Pantau Aksi Lanjutan #2019GantiPresiden di Lampung

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

7 Mei 2018 20:38 WIB
Politika | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Upaya relawan #2019GantiPresiden di Lampung memviralkan politik untuk tidak memilih lagi Joko Widodo sebagai presiden bakal tidak leluasa. Jajaran Polda Lampung menegaskan akan terus memantau aksi mereka.

Hal itu sudah dimulai dengan langkah persuasif menghentikan deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Adipura, Bandarlampung pada acara car free day, Minggu (6/5/2018).

Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Lampung, Kombes Amran Ampulembang, menjelaskan pihaknya hanya berjaga supaya tidak ada kejadian serupa seperti di Jakarta.

”Saya bermaksud mengingatkan bahwa kegiatan politik di ajang CFD berpotensi menganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” tandasnya kepada rilislampung.id, Senin (7/5/2018).

Kendati begitu, dia tidak melarang rencana gerakan lebih besar #2019GantiPresiden yang rencananya dilakukan, Minggu (13/5/2018). Asal, semua masih dilakukan dengan menjaga kondusivitas.

Dalam kesempatan itu dia membantah pernyataan salah satu relawan yang mengatakan pihaknya memborong 300 kaos.

"Wah kita beli kaos #2019GantiPresiden buat apa," ujarnya (baca: Datangi Deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Adipura, Polisi Borong 300 Kaos).

Salah satu relawan dalam CFD sebelumnya menyebutkan, 300 kaos yang hendak mereka jual ludes diborong oleh polisi.

”Padahal, harganya sudah kita naikan jadi Rp50 ribu per kaos. Harga jual semula Rp40 ribu per kaos,” ungkapnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya