Perludem Ajak Pemilih Datang ke TPS, Ini Alasannya

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

26 Juni 2018 09:32 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: Hafiz
Rilis ID
ILUSTRASI: Hafiz

RILISID, Jakarta — Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraeni mengajak pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya pada Rabu (27/6/2018). Menurut Titi, menggunakan hak memilih di Pilkada 2018 berarti kembali menentukan kepala daerah yang kita harapkan akan berprestasi bagi pemerintahan lokal.

"Jika kita tak memilih, lalu partisipasi memilih rendah, ini akan dijadikan klaim elite politik untuk menilai buruk pilkada langsung. Bukan hal yang tak mungkin, pemilihan kepala daerah melalui DPRD akan diupayakan lagi," kata Titi dalam peryataan pers yag diterima rilis.id, Selasa (26/6).

Meurut Titi, pilkada langsung merupakan buah perlawanan di akhir 2014 terhadap dominasi elite pemerintah dan partai politik yang menginginkan pemilihan kepala daerah kembali melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

"Pilkada langsung dituduh hanya menghamburkan uang negara," ujarnya.

 Padahal, kata Titi, wajah pemerintahan lokal pascareformasi menunjukkan perbaikan karena melahirkan kepala daerah berprestasi hasil pilihan rakyat secara langsung. "Proses pemungutan suara ini penting, karena adalah bukti dari daulat rakyat dalam menentukan pemimpin di daerahnya," kata Titi.

Pilkada 2018 juga, kata Titi, pemilih berkepentingan menentukan prospek kepemimpinan nasional. Sudah menjadi pakem, jabatan kepala daerah dari kabupaten/kota atau provinsi menjadi jenjang karier pemimpin eksekutif. 

"Pilkada langsung hingga Pemilu Presiden seperti menjadi pengkaderan kepemimpinan nasional yang langsung dari, oleh, dan untuk rakyat," ujarnya.

Rabu, 27 Juni 2018 akan jadi tanggal yang menentukan wajah pemerintahan lokal dan nasional. Pilkada 2018 merupakan gelombang ketiga dari tiga gelombang penyelenggaraan pilkada serentak. Dibanding dua gelombang sebelumnya (2015 dan 2017), Pilkada Serentak 2018 merupakan pesta demokrasi lokal terbesar dari segi pemilih. Ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Ada 152.057.054 pemilih tetap atau 81,58 persen dari daftar pemilih sementara Pemilu Nasional 2019, 186.379.878 pemilih.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya