PDIP-Gerindra Meroket, Golkar-Demokrat-PKS Merosot di Pemilu 2019

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

4 September 2018 06:03 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Hasil survei Y-Publika menunjukkan PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra menempati posisi teratas di Pemilu 2019 mendatang. Pasalnya, kedua partai itu menikmati efek ekor jasa atau coat tail effect pencalonan Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden.

"Elektabilitas PDI Perjuangan meningkat signifikan setelah pencapresan Jokowi, sama halnya Partai Gerindra yang berhasil mengusung dua kadernya yaitu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai bakal capres-cawapres," kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Rudi menilai elektabilitas kedua partai itu naik karena figur bakal capres yang diusungnya dan kebetulan figur tersebut adalah kadernya.

Dia mengatakan dalam survei terbaru Y-Publica, PDIP mendapatkan elektabilitas sebesar 27,6 persen, dan Partai Gerindra 12,4 persen.

Menurut dia, survei yang dilakukan Y-Publica bulan Mei 2018, elektabilitas PDIP hanya 25,3 persen lalu saat ini naik signifikan menjadi 27,6 persen.

"Kenaikan cukup signifikan juga dialami Partai Gerindra dari 11,1 persen menjadi 12,4 persen," ujarnya.

Selain itu dia menilai ada tren penurunan elektabilitas dari Partai Golkar, Demokrat, PKS karena kegagalan ketiga parpol tersebut mengajukan kadernya ikut dalam kontestasi Pilpres 2019.

Dia menilai ketiga parpol itu gagal menggunakan posisi strategisnya untuk meloloskan kader sebagai bakal capres maupun bakal cawapres.

"Misalnya Golkar, seharusnya bisa menjadi king maker dalam koalisi Jokowi namun diambil alih PKB. Demokrat tidak mampu mengajukan Agus Harimurti dan PKS yang sempat mengajukan sembilan nama namun tidak ada yang jadi," katanya.

Survei Y-Publica dilakukan dari 13-23 Agustus 2018 dengan 1200 responden yang dipilih secara multistage random sampling. Survei tersebut dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuisioner dengan margin of error sebesar 2,98 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya