NasDem: Manuver Prabowo Mau Bikin Koalisi Jokowi Terkecoh

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

30 Juli 2018 06:05 WIB
Elektoral | Rilis ID
Sekretaris Jenderal DPP NasDem, Johnny G Plate. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Sekretaris Jenderal DPP NasDem, Johnny G Plate. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate menilai, pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang mengaku siap mundur dari bursa Capres 2019 merupakan bagian dari manuver politik. Hal ini agar koalisi yang berada di kubu Joko Widodo terkecoh. 

Namun, ia meyakini manuver tersebut tidak akan membuat koalisi Jokowi lengah. Terlebih dalam hal menentukan cawapres.

"Tapi, (kami) koalisi Pak Jokowi tidak akan terkecoh dengan manuver politik sederhana yang mencoba menggambarkan sosok Prabowo sebagai negarawan," ujar Johnny di Jakarta, Minggu (29/7/2018).

Johnny juga menyebutkan, pernyataan Prabowo tidak bisa dipercaya. Sebab menurutnya, Partai Gerindra tidak dapat menyembunyikan ambisinya untuk berkuasa pada periode 2019-2024.

"Koalisi Gerindra akan sulit menyembunyikan ambisi kekuasaan yang sedang bergelora dan masyarakat tentu tidak akan mudah untuk mempercayainya," katanya.

Sebelumnya Ketua umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku siap tidak maju sebagai Capres pada Pilpres 2019 jika ada calon yang lebih baik.

Ia menyatakan siap tidak diusung rakyat apabila hal itu diperlukan demi kepentingan rakyat Indonesia pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Tapi kalau saya tidak dibutuhkan dan ada orang lain yang lebih baik, saya pun siap mendukung kepentingan rakyat dan umat," ujar Prabowo di depan peserta Ijtima' Ulama GNPF di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/2018). 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya