Koalisi dengan Demokrat, Hanura Sebut Prabowo Pakai Jurus Mabok

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

30 Juli 2018 17:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Inas Nasrullah Zubir, merespons negatif kesepakatan koalisi antara Partai Gerindra dan Demokrat. 

Menurutnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tengah mengeluarkan 'jurus mabok' lantaran sikapnya yang dinilai tak konsisten.

Pasalnya, sebelum menyatakan koalisi dengan Demokrat, Gerindra sudah lebih dulu deal (sepakat, red) bergabung dengan PKS, terlebih soal calon wakil presiden (cawapres). 

"Deal sana, deal sini, itulah jurus mabok Prabowo. Yang awalnya deal dengan PKS untuk mengusung Prabowo dengan cawapres kader PKS, kemudian deal dengan alumni 212 untuk mengusung Prabowo dengan cawapres Habib Salim atau Abdul Somad, sekarang deal lagi dengan SBY yang kayaknya akan mengusung Prabowo dengan cawapres AHY," ujar Inas di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Karenanya Inas tak khawatir dengan adanya koalisi tersebut. 

Menurutnya, Prabowo seperti orang bingung menghadapi petahana sekaligus capres yang diusung parpolnya, Joko Widodo.

"Jurus mabok ini bukan karena langkah dia terukur melainkan orang yang sedang bingung dan gamang tentang siapa pasangan cawapres yang benar-benar bisa mengangkat elektabelitasnya untuk menyaingi Jokowi," sindir anggota DPR itu.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memastikan partainya berkoalisi dengan Demokrat di Pilpres 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Prabowo usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (30/7/2018).

"Kami sepakat untuk melaksanakan, untuk melakukan kerja sama politik, tentunya akan terwujud dalam koalisi," kata Prabowo.
 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya