KPU Dituntut Munculkan Ide Kreatif Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — KPU Provinsi Lampung menekankan kepada KPU kabupaten/kota untuk membuat ide-ide kreatif dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di pilkada 2020.
"KPU kabupaten/kota mesti punya ide-ide kreatif dan inovatif agar masyarakat mau berpartisipasi aktif dalam pilkada serentak 2020. Partisipasi aktif dimaksudkan bukan hanya kehadiran di TPS, namun bisa juga ikut serta dalam penyelenggaraan dengan menjadi tenaga adhock PPK, PPS maupun KPPS," kata Antoniyus Cahyalana anggota KPU Lampung, via WhatsApp-nya, Selasa (7/12/2020).
Menurut Antoniyus, usaha lainnya adalah memantau setiap tahapan dan yang lebih penting adalah kebebasan menentukan pilihan politiknya tanpa intervensi atau terpengaruh politik uang.
"Inovasi dan kreasi bisa digali dari kebudayaan lokal yang dipadukan dengan kondisi kekinian. Melibatkan banyak kelompok-kelompok atau komunitas masyarakat selain itu juga, KPU daerah memanfaatkan teknologi informasi," jelasnya.
Antoniyus mengapresiasi langkah KPU Kota Metro yang telah memunculkan mobil cerdas demokrasi untuk tingkatkan partisipasi pemilih, yang kemarin KPU RI menyambut baik ide kreatif itu.
"Itu (mobil demokrasi) salah satu bentuk kreatifitas. Daerah lain sebenarnya sudah banyak punya mobil serupa namun isinya masih belum lengkap," ungkapnya.
Dia juga menegaskan jika KPU kabupaten/kota jeli, sebenarnya banyak yang bisa dikreasikan.
"Bisa pakai becak demokrasi atau lain-lainnya. Makanya kami mendorong kreasi-kreasi KPU kabupaten/kota," pungkasnya.
Sementara, Ketua KPU Kota Metro Nurris Septa Pratama mengatakan bahwa mobil cerdas demokrasi merupakan salah satu upaya dari KPU Kota Metro untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Bumi Sai Wawai.
"Mobil ini merupakan bagian dari upaya kita. Tentu kita ingin pemilu ini terasa di segala aspek. Kedepan kita akan gandeng komunitas, nanti ada KPU 'goes to campus', sosialisasi di pengajian, pasar, supaya partisipasi pemilih semakin naik dan media juga berperan sangat penting di sini," ucapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
