Jokowi Disebut Poros Beijing, Prabowo CS Poros Mekkah

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

17 Juni 2018 18:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI, Joko Widodo (kanan) akan bertarung di Pilpres 2019. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI, Joko Widodo (kanan) akan bertarung di Pilpres 2019. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Jakarta — Politisi PKS, Muhammad Idrus, menyebut bahwa kelompok parpol oposisi yang dihuni Gerindra, PKS dan PAN adalah poros Mekkah. Sedangkan, Jokowi bersama koalisinya merupakan poros Beijing.

Hal tersebut dikatakan Sekjen Sekber Indonesia tersebut ketika dikonfirmasi wartawan pada Minggu (17/6/2018) ketika ditanya soal koalisi untuk Pilpres 2019 bersama Habin Rizieq Shihab.

"Alhamdulillah, di lebaran kedua (red Sabtu) sekber telah bertemu Habib Rizieq di Mekkah," kata Idrus.

Di mana Poros Keummatan tetap konsisten terus mengusung agenda ummat yang mana tidak mengkriminalisasi agama, memenjarakan ulama dan mencurigai rakyat layaknya PKI yang direpresentasikan "poros Mekkah", tak seperti poros satu lagi.

Kata dia, rezim Jokowi yang makin hari terlihat mesra dengan Tiongkok di mana mendukung program Presiden RRC Xi Jinping, mulai dari serbuan TKA, serta menumpuknya utang sampai 5.000 triliun.

"Yang terpresentasikan 'poros Beijing'," tambah dia.

Ia membocorkan sejumlah agenda ke depan yang disepakati Koalisi Keummatan. Antara lain, Juni akan jadi bulan deklarasi koalisi, dan pada Juli adalah ijtima ulama dan koalisi.

"Bulan Agustus deklarasi capres dan cawapres," ujarnya.

Pesan Rizieq, kata dia, Sekber diminta mengawal, menyolidkan dan meluaskan keberadaan koalisi keseluruh Indonesia. Serta, segara berkoordinasi dengan Persaudaraan Alumni 212 untuk menghadapi Pilpres 2019.

"Satu diantaranya, Habib mengharapkan dalam pilpres ke depan hanya ada dua poros yang berlaga," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya