Jelang Coblosan, Warga Jonggol Tak Pilih Cabup Penyerobot Tanah
Anonymous
Bogor
Dalam aksinya di Kantor KPK Jl Persada Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan mulai pukul 13.55 sampai pukul 15.25 Wib, mahasiswa Bogor menuntut konsistensi KPK dalam mengusut tuntas kasus korupsi. Dan mendesak KPK untuk segera mengusut kasus penggelapan aset negara 100 hektar dan 13 Ha tanah masyarakat Desa Singasari oleh oknum-oknum pejabat Pemkab Bogor yang merugikan negara sebesar Rp565 miliar.
“Bogor harus bersih dari koruptor. Usut tuntas kasus perampasan aset negara dan masyarakat. Sejak bertahun-tahun warga Desa Singasari Jonggol Bogor dilanda keresahan dan merasa dizdolimi oleh mafia tanah dan koruptor di Kabupaten Bogor. Hak rakyat terbukti diinjak-injak maka kami mahasiswa berontak. Terima kasih kepada KPK yang telah menerima laporan kami,” ungkap Korlap aksi, Arifin.
Aksi yang berlangsung kondusif ini diakhiri dengan aksi teatrikal serta penyerahan sebundel berkas bukti kasus korupsi tersebut dari mahasiswa ke salah seorang perempuan staf KPK.
“Terima kasih atas kerja samanya, atas dukungannya, kepada rekan-rekan mahasiswa. Secara simbolis ini saya terima, nanti selanjutnya akan ditreking dan difollow up apakah lengkap atau ada materi-materi tambahan. Salam antikorupsi,” ujar Staf KPK.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
