Ini Tiga Strategi Jokowi Lawan 'Tudingan' Lawan

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

27 April 2018 14:28 WIB
Elektoral | Rilis ID
Presiden Joko Widodo. FOTO: Sekretariat Kabinet RI
Rilis ID
Presiden Joko Widodo. FOTO: Sekretariat Kabinet RI

RILISID, Jakarta — Pengamat politik dari Universitas Bunda Mulia, Silvanus Alvin menilai, Presiden Joko Widodo adalah sosok yang mampu mengatasi berbagai kampanye negatif yang ditujukan kepada dirinya.

"Saya melihat Jokowi sadar akan posisinya sebagai petahana. Dalam pengamatan saya, ia tahu menempatkan posisinya dalam menghadapi kampanye negatif," ujar Alvin di Jakarta, Jumat (26/4/2018).

Ia mengatakan, tidak sedikit kampanye negatif yang ditujukan kepada Jokowi. Misalnya, soal hastag #2019gantipresiden, isu PKI, pembagian sertifikat tanah yang disebut sebagai pembohongan publik, hingga isu serbuan tenaga kerja asing.

Namun, kata dia, Jokowi mampu merespons semua itu dengan baik.

"Terkadang ia membiarkan saja kampanye negatif yang ditujukan kepadanya. Kadang ada pula yang ia komentari sebagai wujud ketegasan menghadapi persoalan," ujar dosen komunikasi politik Universitas Bunda Maria itu.

Ia memandang setidaknya ada tiga gaya komunikasi politik yang diterapkan Jokowi dalam merespons kampanye negatif.

Pertama, counter-imaging atau kontra pencitraan. Dalam hal ini apabila ada kampanye negatif, Jokowi bersama tim medianya maupun relawan berusaha untuk mengirim pesan-pesan positif ke masyarakat.

"Misalnya, pesan berupa keberhasilan-keberhasilannya dalam membangun wilayah luar Indonesia," ujar Alvin.

Kedua, denial atau bantahan. Contohnya, kata Alvin, salah satu kampanye negatif terkait isu PKI yang pernah menyerang Jokowi dan sekarang berusaha digulirkan kembali.

"Pada awalnya, Jokowi enggan merespons. Namun, pada 6 Maret 2018 lalu, Jokowi memberikan bantahan dengan menegaskan bahwa dirinya lahir pada 1961, sedangkan PKI dibubarkan 1965, sehingga tidak mungkin dirinya yang masih balita pada saat itu terkait dengan PKI," kata dia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya