Hampir 1.000 Pasien RSUD Abdul Moeloek Kehilangan Hak Pilih

Muhammad Iqbal

Muhammad Iqbal

Bandarlampung

27 Juni 2018 13:05 WIB
Elektoral | Rilis ID
Salah seorang pasien, Inci Yoanita (30) menyalurkan hak pilih melalui bilik suara keliling di RSUD Abdoel Moeloek, Kota Bandarlampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M.Iqbal
Rilis ID
Salah seorang pasien, Inci Yoanita (30) menyalurkan hak pilih melalui bilik suara keliling di RSUD Abdoel Moeloek, Kota Bandarlampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M.Iqbal

RILISID, Bandarlampung — Hampir 1.000 pasien di RSUD Abdul Moeloek, Bandarlampung,  kehilangan hak pilihnya pada Pilgub Lampung 2018. Sebab, dari 1.200 pasein hanya 246 yang terverifikasi untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Kalau penyebabnya tanyakan ke KPU, yang pasti hasil dari data yang kami berikan yang terverifikasi hanya 246 mata pilih,” kata Humas RSUD Abdul Moeloek Ahmad Sapri kepada Rilislampung.id melalui sambungan telpon. 

Dari pantauan, pasien mencoblos di bilik suara keliling yang dibawa ke ruang-ruang perawatan. Salah seorang pasien bernama Inci Yoanita (30) warga Kabupaten Pringsewu dirinya harus melakukan pemilihan di RSUD tersebut lantaran dirawat pasca kecelakaan yang menimpa dirinya, alhasil tulang kaki kirinya patah. 

“Saya sudah 3 hari dirawat disini akibat kecelakaan di Bukit Kemuning kemarin. Ini baru pertama kali saya harus menyalurkan hak suara saya di rumah sakit,” ujarnya. 

Sementara ketika disinggung terkait harapan dirinya terhadap Gubernur Lampung terpilih, ia berharap gubernur dapat mengangkat status bagi guru honorer menjadi PNS. 

“Semoga yang menang bisa mengangkat nasib para guru honorer, saya beserta suami kan guru honorer di Kabupaten Pringsewu. Kalau yang saya coblos itu rahasia,” jelasnya sembari sesekali merintih kesakitan lantaran kakinya masih dibalut perban. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya