Gerindra: Koalisi Umat di Atas Seluruh Rakyat Indonesia

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

7 Juni 2018 10:53 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Gerindra, PKS, PAN dan PBB disarankan untuk membentuk koalisi keummatan di Pilpres 2019 nanti. Saran ini diserukan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab saat pertemuannya dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Anggota badan komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, menepis usulan itu syarat akan politik identitas. Menurutnya, apabila koalisi umat nantinya betul-betul terbentuk serta Prabowo mendapat dukungan menjadi Capres, maka mantan Danjes Kopassus itu akan berdiri di semua golongan.

Andre menyebut koalisi keummatan juga berarti koalisi kerakyatan. "Ini kan koalisi umat, umat tuh kan rakyat ya, jadi Pak Prabowo walaupun koalisi umat dipastikan berdiri di seluruh golongan, seluruh golongan di Republik Indonesia, Pak Prabowo bukan presiden satu golongan tapi Presiden seluruh rakyat Indonesia," ujar Andre di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Kendati demikian, Andre pun tak memungkiri jika umat Islam mendapatkan porsi lebih besar dalam koalisi tersebut sebagai agama mayoritas di Indonesia.

"Tapi tentu 80 persen umat Islam sebagai mayoritas mendapatkan tempat porsinya," singkatnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya