Demokrat Laporkan Sikap Mendua DPC Gerindra Tanggamus ke Pusat
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Kubu pasangan calon (paslon) nomor urut satu, Ridho-Bachtiar merespons keras pengalihan suara DPC Partai Gerindra Tanggamus ke paslon tiga, Arinal-Nunik.
Mereka menilai, langkah itu sebagai bentuk pembangkangan terhadap instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra.
"Agak heran aja, kok ada struktur partai di daerah yang berseberangan dengan DPP-nya. Apalagi pengusungan partai kan ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto," jelas Imerdarius, wakil ketua tim pemenangan Ridho-Bachtiar via ponselnya, Senin (7/5/2018) malam.
Menurutnya hal semacam itu terjadi hanya jika tidak mengerti tentang organisasi dan kepartaian. Sebab, Gerindra di Lampung tidak berdiri sendiri. Semuanya, mengacu pada keputusan pusat.
Kendati begitu, pengalihan dukungan ini menurut Wakil Ketua DPRD Lampung tersebut, tidak berdampak pada jagoannya.
"Nggak masalah buat kita. Tapi kita merasa agak heran aja. Perkembangan semua ini akan kita sampaikan ke DPP Partai Gerindra," tegasnya.
Liaison Officer (LO) paslon nomor urut satu, Levi Tuzaidi, juga menyayangkan apa yang dilakukan DPC Partai Gerindra Tanggamus. Ini tanda struktur Gerindra di daerah patah.
"Secara etika sebenarnya tidak tepat. Tapi dengan kondisi semacam ini, kita berharap DPP Partai Gerindra dapat menyikapinya dengan baik, " kata Levi kepada rilislampung.id.
Untuk itu, dia menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada DPP Partai Gerindra. Ini demi terwujudnya pemilihan gubernur yang aman dan damai. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
