Dekati JK, Demokrat Pakai Jurus Ini untuk Rayu Golkar 

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

26 Juni 2018 13:56 WIB
Elektoral | Rilis ID
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada media usai melakukan pertemuan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (15/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada media usai melakukan pertemuan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (15/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Partai Demokrat sepertinya masih ingin berkoalisi dengan Partai Golkar di Pilpres 2019. Hal itu ditandai dengan adanya pertemuan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dan Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Senin (25/6/2018) malam.

Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan berharap pertemuan itu dapat membuat partainya dan Golkar bersama kembali pada Pilpres mendatang. Apalagi, Golkar-Demokrat sudah menjalin kerja sama di tingkat Pilkada 2018.

Hinca menjelaskan, ada sejumlah daerah Demokrat bersama Golkar untuk Pilgub, di antaranya di Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur juga di Papua. 

"Karena baik SBY maupun JK keduanya dikenal sebagai sosok nasional yang lekat dengan kedua partai tersebut. Pertemuan keduanya diharapkan makin membuat Golkar dan Demokrat makin mesra," ujar Hinca di Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Meskipun Golkar telah menyatakan mendukung petahana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), namun Hinca mengatakan Demokrat tidak akan menyerah begitu saja untuk merayu partai berlambang beringin ini untuk berkoalisi di 2019. 

"Jika PDIP saat ini sudah ada koalisinya, begitu juga Gerindra, maka diharapkan pertemuan ini membuka peluang koalisi alternatif Golkar-Demokrat. Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin," tandas Hinca.

Sebelumnya, JK bertamu ke rumah SBY dalam rangka silaturahmi. Keduanya menyebut tak membahas soal pilpres atau pilkada sama sekali.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya