Debat Kedua, Pertahankan Respons Cepat, Ada Soal Lawan Kata

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

26 April 2018 18:57 WIB
Elektoral | Rilis ID
Konferensi pers Dewan Pakar debat kandidat bersama Komisioner KPU, Solihin, terkait teknis debat kedua pilgub. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman
Rilis ID
Konferensi pers Dewan Pakar debat kandidat bersama Komisioner KPU, Solihin, terkait teknis debat kedua pilgub. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Dewan pakar menjelaskan teknis dan segmen debat kandidat kedua pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung 2018 pada 28 April mendatang.

Hal itu mereka sampaikan di ruang Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, Kamis (26/4/2018) sore.

Ketua tim dewan pakar, Hi. Khairuddin Tahmid, menjelaskan debat kedua nanti mengusung tema Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi.

Fokus debat masalah pendidikan, kesehatan, perizinan, dan infrastruktur wilayah pesisir. Lalu, penanganan soal air bersih dan bencana, politik anggaran, SDM aparatur, serta koordinasi dengan pemerintah pusat.

"Debat dilaksanakan dalam lima segmen," jelas Khairudiin Tahmid. Rencananya debat disiarkan live di Radar Lampung TV sekitar pukul 19.30 WIb.

Segmen satu, pemaparan program unggulan bidang pelayanan publik dan reformasi birokrasi oleh pasangan calon gubernur wakil gubernur. "Waktu pemaparan per paslon dua menit," kata dia.

Segmen kedua, pendalaman visi-misi yang sesuai dengan tema bidang pelayanan publik dan reformasi birokrasi

"Paslon menjawab pertanyaan yang dibacakan oleh moderator waktunya tiga menit dan paslon lain menanggapi jawaban itu dalam waktu semenit," ungkapnya.

Segmen ketiga, problem solving aktual. Merupakan sesi pertanyaan kekinian dengan jawaban berupa solusi. Pertanyaan dan jawaban masing-masing paslon dua menit. Paslon lain menanggapi jawaban dengan waktu satu menit dan paslon yang ditanya kembali memberi jawaban waktunya semenit.

”Teknis pertanyaan nanti moderator mengambil satu dari delapan amplop yang telah disediakan oleh dewan pakar," jelasnya.

Segmen empat, paslon saling bertanya pada paslon lain terkait pendalaman program bidang pelayanan publik dan reformasi birokrasi. Paslon bertanya 0,5 menit, dijawab tiga paslon lain, masing-masing semenit. Ditanggapi lagi oleh paslon yang bertanya semenit.

Segmen lima, sesi pertama respons cepat waktunya 0,5 menit, sesi kedua pernyataan penutup.

"Jadi untuk yang respon cepat ini masih kita pertahankan, dengan bahasa yang populer saat ini," kata Khairuddin Tahmid.

Komisioner KPU Lampung, Solihin, menambahkan selain respons cepat itu, pihaknya juga memambahkan choice atau semacam lawan kata.

"Misalkan gadis lawan katanya janda atau kaya lawan katanya Miskin," ungkapnya. (*)


Sembilan Dewan Pakar Debat Publik II Pilgub Lampung:

1. Dr H Khairuddin Tahmid, Ketua MUI Lampung yang juga dosen UIN Raden Intan
2. Dr Erina Pane, dosen Pascasarjana Hukum Unila dan dosen UIN Raden Intan
3. Dr Rohaini, dosen Fakultas Hukum Unila
4. Dr Didiek R Mawardhi, mantan Ketua STIH Muhammadiyah
5. Dr Arifina Ratih, dosen Unila
6. Dr Feni Rosalia, dosen FISIP Unila
7. Dr Ir M Irfan Afandi, dosen Agribisnis Pertanian Unila
8. Dr Andy Corry Wardhani, dosen Ilmu Komunsikasi Unila
9. Dr Suripto Msi, dosen Unila
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya