Danrem 043/Gatam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Jaga Kondusifitas Pemilu 2024
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, S.E mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kondusifitas Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari
Danrem mengatakan, mewujudkan pemilu damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari semua pihak. Mulai dari tataran individu, pemerintah, pelaksana, peserta, dan lainnya untuk berkomitmen bersama-sama menjaga keamanan.
“Sehingga saya mengajak semua untuk turut memastikan bahwa pemilu damai tidak semata-mata dimaknai sebagai slogan. Melainkan sebagai ikhtiar untuk menciptakan atmosfir yang kondusif selama pelaksanaan rangkaian Pemilu,” kata Danrem dalam acara HUT Rilis.id Lampung di Ballroom Hotel Emersia Jumat malam (2/2/2024) diwakili Kasi Pers Korem 043 Gatam, Kolonel Kav Rudi Kurniawan.
Danrem kembali menegaskan bahwa semua harus sepakat dalam menjaga keamanan selama Pemilu adalah tanggungajwab bersama tanpa terkecuali.
Semua pihak, kata Danrem harus turut memastikan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan Pemilu dapat menjalankan perannya dengan baik. Tanpa menciderai harga diri dan martabat setiap pihak, termasuk lawan politiknya
“Demikian juga sudah bukan saatnya masa kampanye diisi dengan kegiatan yang tidak produktif dan berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat,” tegas Danrem.
“Mari kita saling bekerjasama sehingga Pemilu 2024 bisa menjadi bukti bahwa masyarakat sudah semakin cerdas dalam berpolitik sekaligus jadi perayaan atas kedewasaan kita sebagai Bangsa Indonesia,” tandasnya.
Dalam acara HUT Rilis.id Lampung, juga digelar Deklasari Pemilu Damai. Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan banner oleh berbagai pihak. Mulai dari Gubernur Lampung, jajaran forkopimda provinsi, seluruh bupati/walikota se-Lampung, perwakilan dari partai politik, dan berbagai pihak lainnya. (*)
Deklarasi Pemilu Damai
HUT Rilis.id
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
