Cegah Money Politics, Bawaslu Lamteng Woro-woro di Masjid
Anonymous
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Untuk mencegah praktik politik uang (money politics), Bawaslu Lampung Tengah (Lamteng) mulai besok akan melakukan woro-woro di masjid.
Ketua Bawaslu Lamteng Harmono mengatakan bahwa pihaknya telah mengintruksikan seluruh Panwascam untuk melakukan imbauan melalui masjid kepada masyarakat agar tidak menerima pemberian money politics.
“Jadi mulai besok sampai hari H, seluruh Panwascam akan woro-woro di masjid memberikan imbauan kepada masyarakat terkait larangan menerima uang dari caleg atau tim sukses capres," katanya dalam kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi Pengawasan di Cafe Moonbe Bandarjaya, Senin (15/4/2019).
Harmono juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk ikut membantu Bawaslu mengawasi money politics dan politik SARA selama masa tenang. Termasuk ketika hari pemungutan dan penghitungan suara.
“Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat dalam membantu mencegah terjadinya politik uang, jika mengetahuinya mohon segera laporkan," imbuhnya.
Sementara Komisioner Bawaslu Lampung Ade Ashari mengaku bahwa jajarannya tidak tenang selama masa tenang Pemilu 2019.
“Karena masa tenang menjadi sebuah kebiasaan bagi para calon untuk membagikan sesuatu yang dilarang. Karena pada masa tenang inilah yang rawan terjadinya money politics," ucapnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
