Belum Dapat Tiket, Gatot Masih Yakin Hingga Injury Time
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo menjadi salah satu sosok yang disebut bakal maju sebagai calon presiden pada 2019 mendatang.
Namun, hingga 11 hari menjelang penutupan pendaftaran capres-cawapres, belum satu pun partai politik yang resmi mengusungnya. Gatot pun mengaku secara logika ia sulit untuk tampil pada Pilpres, 17 April 2019 nanti.
Walau mengaku mustahil, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini, meyakini akan memperoleh 'tiket' pencapresan pada injury time, detik-detik menjelang berakhirnya masa pendaftaran, 10 Agustus 2018 pukul 24.00 WIB.
Sambil tersenyum, lulusan Akademi Militer 1982 ini, optimistis peluang untuknya berlaga pada kontestasi Pilpres 2019 masih sangat terbuka.
"Logikanya sudah tidak ada partai lagi buat saya. Kalau nanti goal kemenangan itu akhir-akhir," ujar Gatot, di JCC, Selasa (24/7/2018).
Keyakinan pria kelahiran, Tegal, Jawa Tengah, 13 Maret 1960, ini didasarkan pada ajaran agama yang dianutnya.
"Saya katakan logika politik tertutup, tetapi kalau menggunakan logika keimanan saya sebagai muslim, saya percaya pada takdir. Peluang-peluang itulah yang masih ada," papar Gatot.
Terkait kedekatannya dengan Prabowo Subianto, dan diisukan bakal mendapat dukungan dari Partai Gerindra, Gatot mengaku, belum ada kepastian mengenai hal tersebut.
Karena itu, mantan Pangkostrad ini mengaku, sampai sekarang masih menjalin komunikasi dengan semua petinggi parpol.
"Hampir semua partai," pungkas mantan Pangdam Brawijaya ini.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
