Bawaslu: Beda Dukung Capres, Tetap Saling Menghormati

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

2 September 2018 11:31 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Bawaslu Lampung mengajak bagi pendukung dua calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) agar saling menghormati satu sama lain. 

Hal itu lantaran antara pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto mulai menghangatnya persaingan di Bumi Sai Ruwa Jurai ini. 

"Saling menjaga saling menghormati, karena ini belum masuk tahapan kampanye pemilu 2019," kata Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Minggu (2/9/2018). 

Khoir sapaan akrabnya, mengimbau agar berkampanye sesuai dengan visi misi kandidat masing-masing. 

"Karena sekarang ini belum ditetapkan kandidat presiden dan wakil presiden,  ini bisa saja, karena belum masuk kampanye, " kata dia. 

Seperti diketahui  pada Jumat (7/9/2018) mendatang rencananya akan ada deklarasi ganti presiden di Tugu Adipura Bandarlampung, yang akan dihadiri oleh Neno Warisman. Namun ada tarik menarik dari berbagai pihak,  ditakutkan dapat menyebabkan konflik antar pendukung di Lampung. 

Ketua DPD Gerindra Provinsi Lampung Gunadi Ibrahim mengaku belum berencana mengerahkan massa partai dalam acara deklarasi ini. Namun, ia menyayangkan aksi penolakan dari sejumlah pihak. 

Bahkan kata Gunadi jika ada yang menolak, justru merusak demokrasi. 

"Jikalau ada yang menolak, itu tidak benar itu, ini kan demokrasi, yang mendukung, tidak mendukung silahkan. Tidak perlu di tolak-tolak. Yang gak boleh itu anarkis, kalau tidak anarkis, ngapain ditolak," kata Gunadi Ibrahim via ponselnya, Rabu (29/8/2018) lalu.

Ketua Komite Aksi Pemuda Indonesia (KAPI) Lampung Selatan, Dedi Manda Putra, menilai kedatangan Neno Warisman bisa memicu konflik di masyarakat.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya