Terbawa Arus, Mayat Anak SMP Ditemukan Warga di Pinggir Sungai
Agus Pamintaher
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berumur 13 tahun, dikabarkan terbawa arus sungai dan dilaporkan hilang oleh keluarganya pada hari Senin (16/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, seorang warga yang hendak mencari lokasi memancing, secara kebetulan menemukan mayat korban di pinggiran Sungai Way Tebu, Dusun 4, Pekon Tanjung Anom.
Sontak penemuan tersebut membuat geger warga dan terungkap bahwa korban diduga tenggelam ketika mandi bersama teman-temannya di sungai bawah Jembatan Merah, Pekon Sinar Banten.
Saksi mengaku, melihat benda mencurigakan yang sekilas tampak seperti boneka berukuran besar tergeletak di tepi sungai dan rasa penasaran mendorongnya untuk mendekat.
“Kondisinya sudah membengkak dan berwarna kehitaman,” ujar saksi.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra mengatakan, setelah menerima laporan langsung menuju lokasi bersama Tim Inafis Satreskrim dan tenaga medis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenasah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Pringsewu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ada unsur tindak pidana,” kata Kapolsek.
Setelah proses identifikasi selesai, keluarga korban menolak dilakukan otopsi, dan jenasah diserahkan untuk dimakamkan. (*)
Pelajar SMP
mandi di sungai
terbawa arus
Polsek Pringsewu Kota
polres Pringsewu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
