Binatang Buas Resahkan Warga di Kecamatan Semaka, Hewan Ternak Jadi Santapan

Adi Yulyandi

Adi Yulyandi

Tanggamus

3 Januari 2025 10:46 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kambing milik warga dimakan binatang buas. foto : screen shot dari video
Rilis ID
Kambing milik warga dimakan binatang buas. foto : screen shot dari video

RILISID, Tanggamus — Beredar sebuah video di grup WhatsApp, seekor kambing mati dengan isi perutnya terurai keluar di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Jumat (3/1/2025)

Video berdurasi semitar1,25 menit tersebut memperlihatkan di sebuah kebun warga yang ada tanaman pohon pisang, coklat dan kelapa.

Kemudian terdengar suara seorang perempuan memvideokan sambil menjelaskan apa yang ia lihat dan ada beberapa warga menemaninya saat menemukan kambing telah mati dengan perut bagian bawah terbuka jelas.

Tak hanya itu di video juga memperlihatkan ada jejak telapak kaki hewan yang tak jauh dari kambing tersebut.

Nampak juga sebuah kandang kambing terbuat dari kayu yang rusak parah diduga ulah binatang buas.

"Ya Allah ini kambingnya Pak Harno dimakan oppo yo, Beruang mbuh Macan ngak tau ketemunya di kebun di atas kebunnya pak Bas yang punya kambing harus waspada kalau malam ini jejak bekas kaki kaki apa ini,ini posisi kandangnya"kata pengambil video.

Menurut keterangan, kejadiannya tadi malam di pekon Tugu Papak, Kecamatan Semaka. 

Terpisah Camat Semaka Syafizal saat di komfirmasi adanya binatang buas yang memakan ternak membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar yang terakhir terjadi di Suka Jaya, sementara empat hari yang lalu terjadi d Pekon Sedayu terus berikutnya di Pekon Sukaraja," ujarnya.

Sementara itu, beberapa langkah yang diambil pihak Kecamatan Semaka yakni membuat surat imbauan agar warga memasang kawat berduri di sekitar lingkungan kandang ternaknya masing masing. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Binatang buas

resah

ternak

semaka

Tanggamus

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya